• Blog Utama

    www.alihsanponorogo.blogspot.com
  • Baca Juga

  • Hari Ini

    اتقوا الشح فإن الشح أهلك من كان قبلكم حملهم على ان سفكوا دماءهم واستحلوا محارمهم Jauhilah kekikiran, karena sesungguhnya ia telah membinasahkan orang-orang sebelum kalian, mendorong mereka menumpahkan darah dan menghalalkan semua yang diharamkan Allah (Muslim)
  • Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

    Bergabunglah dengan 1 pengikut lainnya.

Kiat Ridla Ilahi

sekretaris

إِنَّ اللَّهَ يَرْضَى لَكُمْ ثَلَاثًا : أَنْ تَعْبُدُوهُ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَأَنْ تَعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا وَأَنْ تُنَاصِحُوا مَنْ وَلَّاهُ اللَّهُ أَمْرَكُمْ (رواه أحمد و مسلم)

“Sesungguhnya Allah ridha untuk kamu tiga perkara: (1) kamu beribadah kepada-Nya dan tidak mempersekutukan sesuatu dengan-Nya. (2) kamu berpegang teguh kepada tali Allah dan tidak bercerai berai (3) kamu menasihati dengan tulus terhadap orang yang diangkat oleh Allah menguasai urusanmu.”

BAHAYA SYIRIK (أخطار الشرك)

‌أ. ظلم عظيم (Kezhaliman yang besar )

“Dan (Ingatlah) ketika Luqman Berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”.(QS.Luqman:13)

‌ب. عدم الغفران (Tidak diampuni)

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. barangsiapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia Telah berbuat dosa yang besar.”(QS.An-Nisa’:48)

‌ج. إثم عظيم (Dosa besar)

‌د.  ضلال بعيد(Kesesatan yang jauh)

“Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, Maka Sesungguhnya ia Telah tersesat sejauh-jauhnya.”(QS.An-Nisa’:116)

‌ه.   حرمان الجنة (Haram masuk surga)

“Sesungguhnya Telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al masih putera Maryam”, padahal Al masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu”. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, Maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.”(QS.Al-Maaidah:72)

‌و.  دخول النار (Masuk neraka)

‌ز. إحباط العمل (Menghapus amal)

“Dan Sesungguhnya Telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. “Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.”(QS.Az-Zumar:65)

TIGA KUNCI KECINTAAN ALLAH DAN RASUL

إِنَّ أَحْبَبْتُمْ أَنْ يُحِبَّكُمُ اللهُ تَعَالَى وَ رَسُوْلُهُ : فَأَدُّوْا إِذَا ائْتُمِنْتُمْ وَاصْدُقُوْا اِذَا حَدَثْتُمْ وَأَحْسِنُوْا جِوَارَ مَنْ جَاوَرَكُمْ (رواه الطبراني)

“Jika kamu sekalian ingin dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya, maka tunaikanlah apabila kamu dipercaya, benarlah kamu apabila dipercaya, dan berbuat baiklah kepada tetangga orang yang menjadi tetangga dekatmu.” (HR.Thabrani)

1. Memenuhi Amanah

لَا إِيمَانَ لِمَنْ لَا أَمَانَةَ لَهُ وَلَا دِينَ لِمَنْ لَا عَهْدَ لَهُ

“Tidak (sempurna) iman seseorang yang tidak amanah, dan tidak (sempurna) agama seseorang yang tidak menunaikan janji.” (HR.Ahmad)

2. Benar dalam berbicara

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam.” (HR.Bikhari dan muslim)

3. Berlaku baik kepada tetanggga

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ

“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaklah dia menghormati tetangganya.” (HR.Bukhari Muslim)

TIGA FAKTOR PERAIH CINTA DAN RAHMAT ILAHI

ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيْهِ آوَاهُ اللهُ تَعَالىَ فِي كَنَفِهِ وَسَتَرَ عَلَيْهِ بِرَحْمَتِهِ فَأَدْخَلَهُ فِي مَحَبَّتِهِ : مَنْ أَعْطَى شَكَرَ وَإِذَا قَدَرَ غَفَرَ وَإِذَا غَضَبَ فَتَرَ (رواه الحاكم)

“Ada tiga hal yang jika dimiliki oleh seseorang, dia akan mendapatkan pemeliharaan Allah, akan dipenuhi dengan rahmat-Nya dan Allah akan senantiasa memasukkannya kedalam lingkungan hamba-hamba yang mendapat cinta-Nya, yaitu seseorang yang selalu bersyukur ketika Allah memberinya nikmat, seseorang yang mampu (meluapkan amarahnya) tetapi dia memberi maaf atas kesalahan orang, dan seseorang yang apabila marah, dia menghentikan rasa amarahnya.” (HR.Hakim)

1. Mensyukuri Nikmat

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”(QS.Ibrahim:7)

2. Memaafkan kesalahan orang lain

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS.Ali imran:133-134)

3. Menghentikan kemarahan

لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ (رواه البخاري و مسلم)

“orang kuat bukanlah yang dapat mengalahkan musuh, namun orang kuat adalah yang dapat mengontrol dirinya ketika marah.” (HR.Bukhari Muslim)

Oleh: Al-Ustadz Al-Qori’ Suharlianto,Lc

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.