Manusia diciptakan oleh Allah SWT bersuku-suku, berbangsa-bangsa, berbeda warna kulit, ada yang kaya dan miskin, ada yang laki-laki dan perempuan, agar satu sama yang lain saling kenal, saling mengerti, saling memahami. Dan tidak ada yang lebih mulia diantara mereka kecuali karena kelebihan taqwanya kepada Allah SWT saja. Firman Allah SWT QS. Al Hujurat: 13:
يَاأَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
Artinya:
“Wahai manusia! Sungguh Kami telah menciptakan kami dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh yang paling mulia diantara kami di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti”.
Perbedaan ini diciptakan oleh Allah SWT agar diantara manusia saling tolong-menolong, bantu-membantu satu sama lain. Firman Allah SWT dalam QS. Al Maidah: 2:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ
Artinya: “Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan”.
Dan orang-orang yang menolong anak-anak yatim, membantu orang-orang miskin akan mendapat kemuliaan dengan diberkahi harta dan kehidupannya. Dan di akhirat akan dimasukkan ke dalam surga berada di samping, Rasulullah SAW:
أَنَاوَكَافِلُ اْليَتِيْمِ فِى اْلجَنَّةِ هَكَذَا، وَأَشَارَ بِالسَّباَبَةِ وَالوُسْطَى، وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا.
“Saya dan orang yang memelihara anak yatim dengan baik, di sorga bagaikan dekatnya jari telunjuk dan jari tengah”. (HR. Al Bukhari)
اَلسَّاعِى عَلَى اْلأَرْمَلَةِ وَالْمِسْكِيْنِ كاَلمُجَاهِدِ فِى سَبِيْلِ اللهِ، كَااْلقَائِمِ الّذى لايفتر والصّائمِ الذي لا يفطر.
“Orang yang membantu janda dan orang miskin, bagaikan berjihad di jalan Allah, tidak pernah berhenti sholat malam dan puasa”. (HR. Bukhari-Muslim)